nasi box karisma by sofistika
nasi box karisma by sofistika

Nasi Kotak Premium Karisma menu SPESIAL
(Ayam Goreng Lengkuas, Pepes Tahu Teri, Jamur Cabe Garam, Tumis Jagung Muda, Sambal Bajak)
+ GRATIS Buah

Nasi Tumpeng Mulai Rp 750 Ribu per Nampan

Konsultasikan Kebutuhan Catering Anda Sekarang!


WA catering


Macam Macam Tumpeng – Mendengar kata tumpeng pastinya sudah tidak asing lagi bukan? Nah tumpeng sendiri adalah makanan yang terbuat dari nasi dan diberi pewarna alami kunyi warna kuning sehingga disebut dengan nasi kuning tumpeng.

Sebenarnya tidak ada tradisi khusus yang mewajibkan masyarakat menggunakan tumpeng sebagai penanda sebuah acara. Namun, karena masyarakat pedesaan dari dulu sudah terbiasa membuat tumpeng sebagai ajang syukuran, baik syukuran kecil kecilan maupun skala desa, maka kemudian masuk menjadi tradisi masyarakat.

Pembuatan tumpeng sendiri berakar dengan tradisi pedesaan yang lekat dengan budaya agraris, dimana kehidupan masyarakat desa yang dekat dengan sawah, padi, palawija (aneka jenis sayur-sayuran). tradisi ini kemudian di bawa para kaum urban yang bermigrasi bekerja ke kota-kota besar.

Maka daripada itu tidaklah mengherankan jika suatu saat anda membuat berbagai macam macam tumpeng, pastinya akan dibuat dari jenis nasi diberi warna kuning atau nasi kuning. Lengkap dengan makanan pengiringnya yang biasanya terdiri dari sayur-sayuran palawija seperi kacang panjang, taoge, ketimun, sambal dan berbagai topping tambahan lainnya.

Selain berakar dari tradisi pedesaan yang kuat dalam hal agraris, pembuatan aneka macam macam tumpeng juga terkait erat dengan simbolitas tertentu atau memiliki makna tertentu. Di pedesaan jawa yang berbasis agraris, simbolis dan arti memiliki posisi penting sebagai penada identitas, doa dan harapan di masa depan.

Oleh karena itu membuat macam macam tumpeng tidak bisa sembarangan. Anda harus memahami arti simbolitas dan penempatannya pada berbagai acara yang berbeda.

Kenapa Memilih Tumpeng?

Kenapa memilih tumpeng? Kenapa tidak dengan roti saja? Atau diganti dengan makanan kue kue kering? Seperti telah dijelaskan di atas bahwa tumpeng sendiri lebih banyak memiliki arti dan simbol yang bisa menjelaskan arti acara yang kita lakukan.

Dibandingkan dengan roti dan kue kue kering yang hanya menjadi makanan penyaji saja, membuat macam macam tumpeng untuk acara rumahan atau kampung akan memberikan kesan melestarikan tradisi dan adat. Serta mampu menghadirkan makna mendalam sebagai bagian dari pihak pihak yang menjunjung kebudayaan Indonesia.

Sebagai contoh saja, bagi mereka yang akan mengadakan acara selamatan kelahiran bayi, atau selamatan kenduri sebuah kampung biasanya akan dibuat macam macam tumpeng sebagai makanan yang akan disajikan.

Tentu saja pembuatan ini memiliki makna tersendiri, macam tumpeng yang dibuat biasanya berbentuk kerucut ke atas di taruh di atas tampah atau piring besar dan kemudian dikelilingi aneka sayur sayuran palawija. Beberapa yang lain menambahkan lauk pauk seperti ikan asin, ingkung ayam atau perkedel kentang sebagai pelengkapnya.

macam macam tumpeng

Apakah Tumpeng Memiliki Arti Tersendiri?

Seperti telah dijelaskan di atas, bahwa pembuatan berbagai aneka macam tumpeng memiliki simbolitas tersendiri yang tidak bisa dipisahkan dari tradisi dan budaya masyarakat setempat, khususnya di pedesaan Jawa.

Tumpeng memiliki berbagai macam filosofi dan makna yang menempati ruang tersendiri dalam berbagai ekspresi acara acara masyarakat. Misalnya seperti yang telah diuraikan di atas mengenai acara selamatan bayi dan juga kenduri kampung.

Pembuatan tumpeng dalam acara selamatan bayi dan juga kenduri kampung memiliki tujuan yang selaras dengan diadakannya acara tersebut. Misalnya dengan selamatan bayi dan kenduri kampung biasanya bertujuan untuk memanjatkan puji syukur kepada Tuhan karena telah memberikan keselamatan bagi si bayi dan juga bagi kampung.

Bentuk macam macam tumpeng yang digunakan dalam acara selamatan bayi dan juga kenduri kampung biasanya berbentuk gunung kerucut yang ditaruh di dalam tampah, kemudian sekelilingynya diberikan aneka sayuran seperti kacang panjang, tauge, tempe kering, aneka lauk pauk seperti ikan asin, ingkung ayam hingga tambahan perkedel.

Pemilihan bentuk macam tumpeng seperti gunung kerucut memiliki arti tersendiri ternyata. Di dalam falsafah jawa, macam macam tumpeng berbentuk gunung kerucut memiliki simbolitas yang sama seperti tugu golong gilik di yogyakarta. Sifatnya yang mengerucut ke atas menandakan bahwa manusia berserah diri kepada Tuhan.

Dengan kata lain, mengerucut ke atas menandakan bahwa kita selalu bersyukur kepada Tuhan atas segala karunia dan nikmatnya. Lalu kenapa harus menggunakan nasi? Nah ini adalah kata kunci utamanya, dalam masyarakat agraris Jawa nasi adalah makanan pokok.

Dengan menggunakan nasi (beras) dalam pembuatan tumpeng menandakan bahwa kita bersyukur masih diberikan rizki dari Tuhan untuk bisa makan makanan pokok. Selain itu, adanya sayuran palawija yang disertakan di dalam makanan tumpeng juga menandakan bahwa kita bersyukur masih diberikan sayur mayur yang subur.

Simbolitas yang sama juga bertuang dalam lauk pauk seperti ayam ingkung dan juga ikan asin. Biasanya ayam ingkung diambil dari hewa peliharanya sendiri, sementara ikan asin diambilkan dari danau air tawar (mengingat masyarakat jawa adalah masyarakat agraris yang bukan masyarakat pelaut).

Pada proses yang lebih rumit, biasanya tumpeng tumpeng tersebut akan dibawa dan diserahkan di hadapan tetua kampung (orang yang dituakan) untuk dibacakan doa-doa, serta para hadirian akan ikut mengamininya. Beberapa tradisi ditambah dengan adanya petuah petuah atau nasehat yang kemudian diakhiri dengan makan tumpeng bersama-sama.

Macam Macam Tumpeng Beserta Artinya

1. Jenis macam macam tumpeng paling familiar adalah tumpeng tujuh bulanan alias tumpeng syukuran atas kelahiran tujuh bulanan seorang bayi. Tumpeng ini berbentuk gunung kerucut dengan aneka sayur mayur sebagai pelengkap dan berbagai tambahan lauk pauk. Bentuk kerucut melambangkan rasa syukur dan kepatuhan terhadap Tuhan.

2. Jenis macam macam tumpeng selanjutnya adalah tumpeng robyong yang digunakan dalam acara pesta dan tasyakuran. Tumpeng jenis ini memiliki ciri khas adanya telur ayam di puncak tumpeng, bawang merah utuh, terasi utuh dan cabai utuh. Makna tumpeng ini melambangkan kemakmuran kesuburan dan kesejahteraan.

3. Jenis macam macam tumpeng selanjutnya adalah tumpeng tolak bala yang disebut tumpeng pungkur yang berasal dari kata mungkur (saling bertolak belakang). jadi bentuk tumpeng ini gunungan yang dibelah dua dan saling tolak belakang. Menandakan simbol bahwa terbebas dari segala macam kejahatan dan simbol perpisahan antara dunia dan akhirat.

Cara Mudah Membuat Tumpeng

Jika anda ingin membuat aneka macam macam tumpeng secara mandiri, maka terdapat dua cara mudah membuat tumpeng. Cara ini bisa anda pakai ketika akan melakukan perayaan yang membutuhkan tumpeng sebagai makanan utama:

1. Cara manual dengan membuatnya sendiri. Anda tinggal membeli alat cetaknya berupa gunung kerucut. Jika membeli di pasar tradisional maka anda bisa membeli gunung kerucut yang terbuat dari kayu tipis. Sementara jika di pasar pasar modern anda bisa mendapatkan cetakan dari aluminium.

2. Proses pembuatan manual ini dengan mengukus nasi dengan pewarna alami kuning (kunir), selanjutnya tinggal anda mencetaknya ke dalam wadah kerucut dan di tata di atas tampah atau piring lebar. Selanjutnya tinggal ditambahi sayur-sayuran lain yang kebanyakan dibuat dengan cara dikukus.

3. Nah, jika anda ternyata tidak bisa membuat aneka macam macam tumpeng secara manual. Sala satu cara termudahnya adalah dengan memesan ke jasa catering atau jasa prasmanan. Berapa kisaran anggaran yang dibutuhkan? Untuk pembuatan aneka macam macam tumpeng ukuran kecil membutuhkan biaya 100 ribu sampai 200 ribu. Sementara ukuran sedang hingga besar membutuhkan 300 ribu hingga 500 ribu.